السلام عليكم ورحمة الله وبركاتة
YA RABB BERILAH CINTAMU, WALAU SETETES BIARKANLAH : HATI, PIKIRAN, TUBUH KITA SELALU MENDEKAT PADA-NYA

Facebook Halimi Zuhdy

Senin, 02 Mei 2011

OBAMA MASIH HIDUP, POLITIK APALAGI



oleh Halimi Zuhdy pada 02 Mei 2011 jam 17:30

Sebenarnya bukan kompetensi saya untuk berbicara atas meninggalnya Syekh Osama Bin Laden (itu dalam berita yang tersiar mulai kemaren), namun kira-kira politik apalagi yang akan dikembangkan oleh Paman Sam (Sang penjahat Internasional).

semua orang berjingkrak-jingkrak di Amerika mendengar kematian sang pelopor al-Qaidah, mereka bergembira, karena kematianya berarti kemenagan Amerika menghancurkan “terorisme” tingkat tinggi, dan belum ada tandingannya, sekitar 10 tahun mereka memburu, namun nihil…dan juga beberapa kali mengabarkan bahwa Osamah bin Laden meninggal namun tak ada bukti, sebagaimana kata berita Hitam dan putih : tahun 2001 lalu diberitakan osama meninggal karena komplikasi paru-paru, sebagian menyebutkan dia menderita Hepatitis C. CNN menyebutkan Osama menderita diabetes, tekanan darah rendah dan terluka di kakinya. “Dia kekurangan cairan, dan sakit ginjal.” Kabar meninggalnya Osama pun ditegaskan oleh Presiden Pervez Musharraf, diduga ia meninggal pada bulan Desember 2001. Pada tahun 2006 berita itu juga menjadi kontrafersi, Pihak intelijen Amerika Serikat, Sabtu (23/9/06) menyatakan tidak bisa mengkonfirmasi kebenaran berita meninggalkan Osama Bin Laden seperti yang ditulis sebuah surat kabar Prancis. Apa kata mereka “Saya tidak bisa memberikan konfirmasi kebenaran berita ini,” ungkap seorang pejabat intelijen AS yang tidak bersedia disebut identitasnya.

Hari ini juga masih diragukan, apalagi dalam berita TVone janazahnya masih akan dilemparkan ke laut, ah…semua berita pada ramai, semua ikut berkonsperasi, semua ikut mengalihkan “issu” dan semua memojokkan Osama bin Laden, bukan saya mendukung atas apa yang dilakukan Osamah bi Laden, namun apakah ini juga bagian dari konsperasi dunia untuk memojokkan dunia agama tertentu “Islam”, ya mungkin ini khusnudzan saya, namun bukti konsperasi itu sudah banyak dilakukan oleh berbagai pengamat politik dunia Islam, bagaimana wajah Amerika terhadap Islam, meskipun di Amerika juga terdapat saudara Muslim.

Zardari mengatakan, Senin (27/4), badan intelijen Pakistan meyakini Pemimpin Al Qaeda itu telah meninggal dunia, tapi mereka pun mengakui jika mereka tidak memiliki bukti tentang kematian Osama.

“Orang Amerika mengatakan kepada saya mereka tidak tahu dan mereka jauh lebih diperlengkapi ketimbang kami untuk melacaknya. Dinas intelijen kami sendiri tak pelak lagi berpikir bahwa ia telah tidak ada lagi, bahwa ia telah meninggal,” ujar Zardari dilansir.

“Namun tidak ada bukti, Anda tidak dapat menerima hal itu sebagai fakta. Kami ada di antara fakta dan fiksi," ujarnya..

Aha..ini fiksi atau memang realitas sesungguhnya. Ya kita ikuti saja berita dan menikmati tayangan-tayangan yang juga berbau konsperasi itu. Mungkin ada politik baru yang akan dikembangkan Mas Obama, meski pun saya baru mendengar di TVone pidato Obama bahwa kematian Pelopor al-Qoidah tidak ada kaitannya dengan Islam….”masak”….!?. wong konsperasi itu sangat jelas, bagaimana peran penting Amerika dalam memporak porandakan Timur Tengah, dan Juga muka dua yang sudah jelas-jelas di depan mata.

Sekali lagi, saya hanya menjalankan keyboard dan otak saya melihat pemberitaan sekaligus perjuangan sang Paman Osama, terlepas dari apa yang ia perbuat, sekali lagi saya kurang sepakat dengan beliau, namun juga tidak menutup mata, bagaimana melihat kerakusan Amerika, Yahudi dan antek-anteknya.
Mudah-mudahan tulisan ini, tidak berpretensi memojokkan siapa pun, tapi itu adalah fakta.
Saya mulai tadi mengikuti pemberitaan di televise, dengan Ayat-ayat al-Qur’an yang diiringkan dengan perjungan Osama, dan mengirngi kematian sang Maestro al-Qoidah, apa ini buka sebuah pemojokan?

Silahkan anda yang melihatnya, dan berfikirlah……..

02 Mei 2011