السلام عليكم ورحمة الله وبركاتة
YA RABB BERILAH CINTAMU, WALAU SETETES BIARKANLAH : HATI, PIKIRAN, TUBUH KITA SELALU MENDEKAT PADA-NYA

Facebook Halimi Zuhdy

Minggu, 01 Mei 2011

KEHADIRANKU DI PESTA MAS WILLIAM



Sejak pertemuanku dengan Mas William di balkon Istana Buckingham, London, ia selalu menghubungiku lewat facebook, ketika statusku lama tak kubuka, puluhan kata-kata sudah menunggu untuk dikomentari. Mas William, yang umurnya lebih mudah satu tahun dariku, memang punya kehidupan yang berbeda, penampilannya selalu nicis, kren, dan selalu mewah, ya..maklum anaknya seorang juragan senjata.

Setelah beberapa lama kita tidak bertemu muka, hanya lewa dunia maya, tiba-tiba ada surat yang dikirim lewat email from William, ia mengajak temuan di Panddington London tempat kelahirannya, betapa senangnya, ya…seorang teman yang sudah lama berteman, walau sehari-hari hanya lewat dunia maya, namun hari Senin Wegi depan kita ketemuan, ia sengaja mengundangku untuk hadir dan akan membicarakan beberapa hal terkait dengan pernikahan dia, walau saya bukan orang penting, tapi menurutnya saya mempunyai ide-ide cemerlang, apalagi terkait dengan empat kata LOVE. Ia, itu menurutnya, karena memang setiap ada kesempatan saya kirimkan puisi-puisi cinta yang mampu menggugah emajinasi dan emosinya. Suatu saat, ketika saya lama tidak mengirimkan puisi-puisi cinta, sedangkan ia dalam kondisi gundah gulana yang lagi dibakar asmara, ia mintak untuk dikirimkan puisi cinta, dengan imajinasiku aku tuliskan puisi “wiliam, love and love” . betapa senangnya ia setelah membaca puisi itu, dan mengundangku untuk menghadiri pesta penyair se London, dengan biaya dari negaranya, sesampai di sana, tubuh ini merinding, wajarlah saya belum pernah tampil di depan umum, kemudian di daulat untuk membacakan puisi. He..he

Pertemuan yang mengasyikkan di Panddington, ia curhat tentang calon istrinya Mbak Kate, betapa bahagianya pertemuan dengan pacarnya itu, pertemuan yang mengejutkan di Universitas St. Andrews, bagaimana mata bertemu pandang, pandangan yang malu-malu, dan diinkuti dengan derak grogi, namun ada sesuatu yang tersirat di balik pertemuan mata dengan Mbak kate, tatapan yang tidak biasa, merasuk jiwa dan mampu menggetarkan urat-urat syaraf dan membangkitkannya menjadikan sebuah imajinasi puncak, dengan mimpi-mimpi indah bersama Mbak Kate, meski pun ia bukan seorang bangsawan hanya petani padi, namun orangnya sungguh mengasyikkan. Ayahnya, Mechael dan ibunya Carole, juga memiliki pemikiranyang sederhana, dan hidupnya juga sederhana, setiap hari makanannya sama dengan kebanyakan orang Jawa, singkong, bayem, dan lain-lain. William juga bercerita pertemuan berikutnya dengan Mbak Kate di acara parade cinta di Sandhurst.

Setelah acara pertemuanku dengan William di Panddington London, saya pulang dengan senyum-senyum tipis, karena tidak lama lagi saya akan kembali ke London anggal 29 April 2011, untuk mengahadiri pesta terbesar se- Abad.

28 April 2011
Seperti beberapa bulan yang lalu, aku menginjakkan kakiku di bandara Internasional Heathrow dengan disambut beberapa pengawal kerajaan khusus tamu VVIP yang akan menghadiri acara pesta terbesar, saya dengan 1.900 undangan yang akan mengadirinya. kemudian saya menuju hotel Best Western The Cromwell, sedangkan teman-teman yang lain dari Indonesia menempati hotel Central Park Hotel.

29 April 2011
Hari yang kutunggu-tunggu untuk mengahadiri pesta yang cukup meriah, ingin melihat senyum mas William dengan mbak Kate, di tempat yang dipenuhi bunga-bunga pesta, bunga mawar, melati, bunga bangkai, dan dengan berbagai jenis hidangan ada rawon, tahu tek, sambel pedas ala tumpang, nasi kuning, es gula merah, nasi pecel, sate Madura, soto lamongan, dawet ayu, buntil, Lunpia/lumpia, soto ayam, sate sapi, bandeng presto, nasi goreng babat, ayam goreng kraton tulang lunak, kue-kue pia, sate kambing bumbu kecap, martabak malabar, kue bandung, tahu petis, tahu gimbal, wingko babat, gaplek, , tiwul dan masih banyak hidangan-hidangan yang lain, yang membuat air liur jatuh deras menghampiri piring-piring kerajaan, di sisi lain saya lihat pesta tari, jaipongan, gamelan, Tari Seudati, Tari Saman Meuseukat, Tari Piring, Tari paying, Tari Legong, Tari Kecak.

Setelah melewati beberapa pemeriksaan dengan alat yang cukup canggih, saya memasuki ruangan yang sangat indah, persis dengan apa yang saya bayangkan sebelumnya….ada beberapa makanan khas jawa, tarian Indonesia, dan bunga-bungan khas Indonesia.

Wajahku bertatap indah dengan Williah, saya bersamalaman dengan petinggi-petinggi kerajaan, yang selama ini hanya saya lihat dan dengan r di televise, sungguh luar biasa, saya juga bertemu dengan aktris Sheryl Milner, 48, dari San Francisco, dan beberapa tamu lainnya, sayang mas Obama, abah Ahmadinejat, mas Mubarok, dan teman akrap saya Muammar Khadafi tidak dapat menghadirinya karena berbagai permasalahan yang belum terselesaikan di kampungnnya.
Beberapa jam kemudian, pesta meriah itu dimulai, satu persatu tamu undangan menyalami sang penganten, giliran saya….tiba-tiba tangan saya dingin, tubuh menggigil, kepala basah…ternyata saya bermimpi. Bermimpi berada di London, eh tak tahunya saya masih kedinginan di kamar tidur, tepatnya di Malang Jawa Timur…….maaf ya….

Tapi saya tidak lupa SMS ke Mas William, dengan mengucapkan selamat, dan mudah-mudahan generasi berikutnya tidak suka mengangkat senjata untuk menghancurkan dunia, dan mudah-mudahan rakyat inggris semakin tahu arti kesalehan bukan ketolehan yang mampu membuat dunia tak bermartabat.

1 Mei 2011