السلام عليكم ورحمة الله وبركاتة
YA RABB BERILAH CINTAMU, WALAU SETETES BIARKANLAH : HATI, PIKIRAN, TUBUH KITA SELALU MENDEKAT PADA-NYA

Facebook Halimi Zuhdy

Kamis, 11 Maret 2010

SEBUAH ANALOG CINTA

“Sebuah Perjalanan Cinta kasih seseorang yang penuh dengan onak dan duri, yang kadang bertabur mutiara dan berselimut bara.
Kasih ..….dengarlah jeritan kasihmu ini dalam dekapan malam yang tak kunjung terang oleh sinar siang, dan tangisnya tak kunjung redup oleh ulah jahatmu
Kasih………………dengarlah suara parauku karena tangis bahagia yang muncul dari kalbu Karena ucapan cintamu padaku yang selalu kuingat dalam dekapan malam dan mesranya siang,
Kasih masihkah kamu mengingat masa-masa indah di plataran kampus hijau, yang dengan senyumku kau tertunduk malu dan karena senyummu aku selalu terbayangi raut wajahmu.
Kasih akankah hari-hari indah lenyap begitu saja tampa ada suatu yang berharga, akankah uraian tangis dan rintahan sebagai ekspresi kesedihan, bukankah disana ada pena tuk merajut ulang kisah cinta yang pernah kita sulam bersama.“ (Hamba)



Praceloteh
Coretan rindu ini berawal dari beberapa kisah pahit- getir dan manis-indah cintaku dalam mengarungi samudra CINTA dengan beberapa bidadari kampus, yang selalu aku ingat dalam dekapan rindu dan kesengsaraan hati.
Kisah cintaku yang penuh dengan serba-serbi, kisah cintaku yang tidak pernah ada pangkal ujungnya, kisah cintaku yang penuh dengan teka-teki. Terkadang aku menyadari ketika aku menulis beberapa puisi ini, betapa pahit rasanya cinta yang tak pernah sampai pada kemesraan karena tembok pembatas yang sangat kuat entah karena sukusime, anarkisme, cauvinisme, dan celoteh lainnya, namun betapa indahnya cinta kasih yang bertaut diranting rembulan dambaan, yang hanya dengan kata ‘ rindu’ aku menuai asmara, yang dengan kata’kak’aku melalang buana kesurga firdaus menjemput bidadariku di taman asmara.
Kadang dalam benakku mengapa cinta harus dibatasi dengan ras, mengapa cinta takut suku, wong cinta menembus batas dan tidak akan pernah terbatas, cinta bagai arus yang akan menghantam apa yang ada dihadapannya, cinta bagai api yang akan melahap apa yang ada didekatnya, cinta tidak akan pernah bermuara, cinta tidak akan pernah terpaksa dan dipaksa karena cinta itu sendiri adalah kesadaran dari hati nurami. Kalau masih terikat dengan apapun itu bukan cinta tapi ketakutan dan nafsu yang dibungkus oleh birahi.
Cinta adalah Kebebasan yang tidak satu orang pun berhak mengatur cinta, cinta tidak ada aturannya, cinta tak akan pernah ada undang-undangnya dan cinta adalah belantara yang penuh dengan teka-teki. Kalau aku cinta dia... megapa disalahkan ,...wong cinta bukan karena dibuat tapi muncul dari kuasa batin dan rahmat Tuhan. cinta adalah sebuah rahmat yang harus disyukuri oleh manusia yang masih punya rasa cinta...tapi ingat..1 kadang letakkesalahannya adapada mengekprikan cinta..ekspresi inilah yang membuat sebagian orang melarang bercinta dan membohongi cinta..wong cinta tidak akan pernah berbohong dan dibohongi... ekspresi yang saya maksud adalah pengungapan yang kadang tidak sesuai dengan norma dan etika, kalau masih wajar dan tidak menyalahi norma siapapun tidak berhak melarang cinta...atau bercinta.
Ya..aku manusia yang juga tidak terlepas dari salah dan dosa, dosaku karena diriku dan bentukanku, demikian juga pahalaku. Tapi aku masih sadar bahwa Tuhan adalah segalanya buatku...dan Tuhan tidak pernah menghegemoni manusia untuk bercinta karena cinta datangnya dari Dia. Namun kadang hal ini disalah artikan..oleh sebagian orang yang tidak paham bagaimana harus bercinta dan bagaimana mengekspresikan cinta. Karena dengan memahami etika cinta seseorang akan mengembara kealam firdaus yang penuh demngan cinta ,
Firdaus yang penuh dengan keindahan, bukan mengumbar fsusu nafsu yang akhirnya akan menuai kesengsaraan. Ingat cinta..itu indah dan jangan sampai terkotori oleh birahi. Karena birahi dan nafsu hanya akan memberikan kesenangan sesaat setelah hilang benang-benang sutranya maka akan lenyap pula keindahannya..sedangkan cinta akan abadi selamanya...
Kadang dalam Benakku...mengapa orang malu mengatakan cinta..wong cinta adalah keberanian..katakanlah cinta pada siapapun jika kamu benar-benar jatuh cinta..jangan memendam rasa cinta yang sudah menggelora dalam dadamu karena itu akan menyakitkanmu, katakanlah..katakanlah..meskipun pahit yang kau terima..karena pahit dan manis adalah perjalanan hidup, dan siapaun akan mengalami pahit getir dan indah merana hidup. Dan katakanlah ...”aku belum mencintaimu” jika memang kamu belum cinta padanya, jangan membuat-buat cinta diatas ketidak pastian karena akan membuat kamu sengsara diatas bayang-banyang kesedihan, namun jangan egOis dalam mengeskpresikan ketidak cintaanmu pada si dia, karena akan membuat ia sakit dan sedih. Katakanlah dengan halus dan lembut sehingga ia paham dan mengerti maksudmu, katakanlah pada si dia atau siapapun yang belum kamu cintai dengan bahasa ‘aku belum mincintaimu’ dan hindari kata ‘tidak’ karena siapa tahu, Allah membalikkan ketidak cintaanmu menjadi cinta. Karena Allah, dengan qudroh dan irodahnya yang tidak rasionalpun menjadi rasional dan sedihpun menjadi gembira demikian juga benci akan lebur menjadi cinta...sangat banyak sekali IBRAH dalam hal ini. Maka bencilah ala kadarnya dan cintailah ala kadarnya, jangan sampai cintamu membuat kamu masuk pada prangkap hilangnya wibawa dan keberadaanmu, dan janganlah membenci diluar rasionalmu, karena hal itu akan memasukkanmu pada kebutaan buta hati, buta mata dan buta segalanya. Jika kamu terikat dan diikat oleh sehelai ijab-qobul dalam pernikahan maka jangan sekali-kali kau melanggar cinta kecuali dalam keaadaan dharurat...,tapi istilahnya bukan melanggar akan tetapi karena banyak faktor sehingga aku berusaha untuk tidak lagi mencintaimu.