السلام عليكم ورحمة الله وبركاتة
YA RABB BERILAH CINTAMU, WALAU SETETES BIARKANLAH : HATI, PIKIRAN, TUBUH KITA SELALU MENDEKAT PADA-NYA

Facebook Halimi Zuhdy

Kamis, 05 Oktober 2023

Mengapa Orang Arab Perlu Menuliskan Syi'ir?



"Al-Hasan bin Rashiq al-Qairawani," seorang sastrawan terkemuka dari masa Arab awal, membahas aspek menarik dalam sejarah puisi Arab kuno. Dia menyatakan bahwa pada awalnya, kata-kata Arab tersebar tanpa urutan (nasrt), tetapi kemudian orang Arab merasa perlu untuk menyanyikan/menuliskan keutamaan moral mereka, kekhasan budaya mereka, mengingat hari-hari baik mereka, dan tanah air mereka yang penuh kenangan.
Dia mengatakan, "Semua kata-kata tersebar begitu saja, maka orang Arab perlu untuk menyanyikan kebaikan akhlak mereka, kemuliaan akar leluhur mereka, mengingat hari-hari baik mereka dan tanah air mereka yang indah. Ini akan menginspirasi jiwa mereka untuk kebaikan dan mendidik anak-anak mereka tentang perilaku yang baik."

Dia melanjutkan, "Mereka [orang Arab] kemudian berpikir bahwa mereka menemukan cara untuk menyusun kata-kata ini dan membuatnya berimbang dalam puisi. Ketika mereka berhasil melakukannya, mereka menyebutnya sebagai 'syair' karena mereka merasakannya dengan mendalam (syu'ur)."

Dengan kata-kata ini, kita bisa merasakan kekayaan budaya Arab kuno dan bagaimana puisi menjadi bagian integral dari identitas mereka, menjadi sarana untuk mengekspresikan nilai-nilai dan etika mereka yang mendalam.

Sumber : “Kitab Sejarah Adab Arab”: Al-Rafi’i, vol.3, hal.17 (sumber dari IG Hadharatul Arab wal Muslimin)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar