السلام عليكم ورحمة الله وبركاتة
YA RABB BERILAH CINTAMU, WALAU SETETES BIARKANLAH : HATI, PIKIRAN, TUBUH KITA SELALU MENDEKAT PADA-NYA

Facebook Halimi Zuhdy

Senin, 02 April 2018

TA'ZIZ LUGHAH ARABIYAH, PENGUATAN BAHASA ARAB


(Mengakarkan, memekarkan, kan membunga)
Halimi Zuhdy

Hati ini selalu senang, dan gairah selalu menggebu, ketika sudah bertemu dengan para asatidz dan siswa/mahasiswa penyuka bahasa Arab. Kali ini, Selasa (27/3/2018) dalam seminar nasional, di PBA IAIN Jember, saya  disuguhi tema, _"Al-Lughah Al Arabiyah  tahaddiyatuha, furosuha, wa mustaqbaliyatuha fi ashr al Aulamah"_.  Ada kemiripan tema dengan Stadium General kemarin (26/3/2018) di BSA UINSA. Tapi semangatnya sama, luar biasa. 


Beberapa hal yang sempat saya sampaikan, terkait dengan _Mazaya Lughah Arabiyah_, dengan _Istiqaq akbar dan As'gharnya_,. Dan beberapa tantangan bahasa Arab, baik internal dan eksternal. Yang Internal; _izdiwaj lugahwiyah, ta'adhud allahajat, tafdhil lahajat almahalliyah, ta'rib._ Sedangkah yang eksternal; _Tathawwur teknoloyiah assari', allughah al musta'malah fi syabakah, barmajah alhasub wa ghairiha, ghazu alfikr, thughyanul musthalahat al-ajanib, su'u asalib al-ta'lim, muzahmatul al ammiyah lil fushah, lughah siyahiyah wa siyasiyah, isti'mar,_ dan lainnya. Pengaruh keduanya, sangat luar biasa, sehingga bahasa Arab, akan kalah bersaing dengan bahasa dunia lainnya, terutama bahasa Inggris, prancis dan lainnya. Jika, tidak kemudian ada upaya-upaya dari pemilik bahasa (abna' lughah) khususnya untuk  meminimalisir hal tersebut. Kalau di Indonesian, tidak terlalu kwatir, namun, jika juga tidak ada upaya untuk ta'ziz lughah, akan ada keterasingan bahasa Arab di beberapa lembaga keagamaan, univeritas, pesantren dan lainnya. 

Beberapa upaya untuk _ta'ziz lughah arabiyah_ (penguatan) di Indonesia dan dunia. Di antaranya; mengadakan Seminar-seminar kebahasa araban, menuliskan istilah-istilah bahasa Arab di pesantren, sekolah agama (madrasah), kampus Islam, masjid, dan lainnya (anehnya, beberapa madrasah lebih bangga memampang "bahasa lain", dari pada bahasa Arab, atau minimal, ditulis keduanya),  bangga menuliskan dan menyebarkan istilah baru bahasa Arab, mengadakan lomba-lomba bahasa Arab, mengadakan pendampingan guru-guru bahasa Arab, mengadakan workshop kebahasaan, penciptaan bi'ah arabiyah,membiasakan menulis status berbahasa Arab di FB, WA, Twitter. Kemah-kemah bahasa Arab, membuat organisasi kebahasa Araban, kelompok-kelompok (nawadi), mendorong santri atau siswa untuk masuk ke jurusan PBA, BSA dan kearaban lainnya, membuka sekolah-sekolah terjamah bahasa Arab untuk ubudiyah, daurah arabiyah untuk aghradh khassah dan lain sebagainya.
Sedangkan peluang-peluangnya sudah diurai pada tulisan sebelumnya. Untuk lulusan PBA, selain menjadi guru, dosen, muallim juga bisa menjadi apa pun yang diminati, asalkan kuncinya sudah dipegang, mutqin fillighah al-arabiyah, maka peluang karir sudah terpampang di depan mata.
Salam semangat. 

Tahya Lughah Arabiyah.
Jember, 27/3/2018