السلام عليكم ورحمة الله وبركاتة
YA RABB BERILAH CINTAMU, WALAU SETETES BIARKANLAH : HATI, PIKIRAN, TUBUH KITA SELALU MENDEKAT PADA-NYA

Facebook Halimi Zuhdy

Jumat, 06 Januari 2017

Fatwa Cinta 23


Halimi Zuhdy

Di saat kita berada di taman, kita menyaksikan berbagai macam tanaman dan tumbuhan. Tanaman Bunga; merekahkan diri, warna warni, mempesona, indah, harum semerbak. Tanaman Daun; mensarikan obat, menghias ruang, memberi mineral, menyedapkan rasa. Tanaman Buah; sumber vitamin, gizi, sumber air untuk tubuh, sumber antioxi, sumber obat. Tanaman Akar, menebar obat, perajut rasa, penyedap tubuh, dan hiasan mata; Ficus elastica, Canarium, Artacarpus altilis, dan lainnya.Demikian juga tanaman Batang, memberi rasa, obat, hiasan dan manfaat lainnya. 

Jika kita perhatikan pepohonan; ada yang batangnya rapuh, berbunga indah. Ada yang tak berbunga, berdaun lebat, bisa tuk bernaung. Ada yang tak lebat, tapi berbuah, menyegarkan penuh rasa. Ada yang tak berbunga, tak berbuah, tak ada dedaunan lebatnya, tapi akarnya mencengkram memberi jutaan obat. Ada pula batangnya kokoh kuat, tuk menyanggah rumah, walau tak ada bunga. Semuanya, mengahadirkan manfaat. Hanya terkadang, kita belum tahu rahasianya. walau berbeda cara memberi, tapi ia atas nama "pepohonan".
Demikian pula manusia; ada yang kaya, memberi dengan kekayaannya, walau memberi tidak harus menunggu kaya. Ada yang tidak banyak harta, tapi ilmunya ia wakafkan untuk umat. Ada pula yang tidak kaya, tidak banyak ilmu, tubuh dan hatinya ia sujudkan padaNya. Kadang, ia hanya memiliki aklaq tuk tersenyum indah, menyejukkan hati sesama. Kadang ia, tak memiliki apapun, tapi masih punya hati untuk orang lain, walau ada manusia memiliki segalanya, tapi hatinya ia simpan tuk keangkuhan.
Berbuat baik, tidak harus menunggu menjadi apapun dan siapapun, karena kebaikan selalu ada pada siapapun dan apapun.

Dan bagaimana kita melihat orang lain, keistimewaannya, bukan lubang dan segala buruknya.
Ada ungkapan Arab _la tahtaqir mandunaka, likulli syain maziyyah_ jangan kau remehkan orang lain, karena setiap orang/sesuatu memiliki keistimewaan.

Manusia seperti pepohonan dengan berbagai jenis dan macamnya. Bisa memberi kemanfaatan dengan berbagai kekurangan dan keistimewaannya. Indahnya Tuhan menciptakan manusia, _rabbana ma khalaqta hadza bathila

Brungbung, 27/12/2016