السلام عليكم ورحمة الله وبركاتة
YA RABB BERILAH CINTAMU, WALAU SETETES BIARKANLAH : HATI, PIKIRAN, TUBUH KITA SELALU MENDEKAT PADA-NYA

Facebook Halimi Zuhdy

Jumat, 07 Oktober 2011

MASYHUR SETELAH MENINGGAL : STEVE JOB



Kemasyhuran seseorang tidak hanya ketika ia masih hidup, tapi  ketika Tuhan memanggilnya malah ia lebih dikenal. Stave Job,  sebelumnya tidak pernah saya dengar namanya, apalagi sosoknya, mungkin karena saya tidak begitu gandrung teknologi atau tokoh-tokoh dibalik kehebatan sebuah teknologi, hanya suka menikmati sajian-sajiannya dan iklan-iklan yang beredar di media, seperti komputer desktop mac, iPod, iPhone, iPad dan lain-lain.  Penikmat teknologi yang ada di bawah naungan Apple sangat banyak dan saya sedikit yakin para penikmat itu pun ada yang tidak tahu siapakah sutradara di balik kehebatan teknologi Apple itu, saya juga ternyengang ketika membaca tulisan-tulisan di media massa atau elektronok tentang sosoknya, sehingga disebut sebagai nabi teknologi, dan sebagai Thomas Edison Modern.

Berarti Stave adalah sosok yang luar biasa, yang Tuhan kirimkan kedunia, sehingga merubah dunia yang biasa menjadi lebih luar biasa dengan sentuhan-sentuhan pemikirannya, bahkan yang masih bersentuhan dengan teknologi karyanya selalu ada. Ia merupakan sosok bayangan dalam setiap benda. Saya bukan termasuk pengagumnya, karena hanya baru sekarang saya dapat melihat wajah dan namanya (itu pun setelah meninggal), tapi saya termasuk orang yang suka akan karyanya, walau tidak pernah bersentuhan langsung dengan karya terbesarnya, tapi saya juga tidak bisa lepas dari karya-karya.

Yang menarik dari beberapa media yang saya baca adalah bahwa ia menjadi hebat bukan karena hal besar, tapi dari hal kecil yang kemudian menjadi raksasa di masa depannya, dan menentukan bagaimana ia berbuat. Atau ungkapan lain  bahwa hal-hal terkecil dalam hidup ini bisa menetukan jalan besar kita di masa mendatangSeringkali kita juga jarang mempedulikan hal-hal kecil, bahkan seakan-akan ia tidak akan pernah menjadikan kita besar dimasamendatang. Keyakina yang luar baisa itulah yang membuat ia terbang begitu tinggi dalam jagat teknologi, dan ia lebih suka tidak ikut arus manusia dalam menentukan kehendak pasar, tapi dia mencipta sesuatu yang berbeda walau dianggap sesuatu itu kecil ”Buatlah sesuatu yang memebrikan konstribusi besar bagi masyarakat, sesuatu yang membuat lekukan di dalam semesta’. Saat itu tercapai, keuntungan materi akan mengikuti dengan sendirinya. Dia lebih suka membuat arus, dari pada terlarut arus, sehingga yang terjadi kita lebih suka mencontoh dari  pada membuat contoh.

Stave Job, menjadi warna baru dalam bayangan hidup, walau ia tiada yang sudah meninggalkan jejak, jejak yang sulit terhapus karena pengorbanan dan keyakinannya. Kematian yang banyak orang tidak menghiraukannya, ia bahkan menjadikan sebuah pecut untuk selalu terpacu untuk berkarya. Ia menjadi masyhur dalam benak saya bukan ketika ia hidup, tapi ketika ia dipanggil Tuhan.

Muda-mudahan jejaknya memberikan seribu makna.

Selamat Jalan.

Malang. 7 Oktober 2011.