السلام عليكم ورحمة الله وبركاتة
YA RABB BERILAH CINTAMU, WALAU SETETES BIARKANLAH : HATI, PIKIRAN, TUBUH KITA SELALU MENDEKAT PADA-NYA

Facebook Halimi Zuhdy

Senin, 23 Agustus 2010

TRAINING TERHEBATDALAM KEHIDUPAN

Sebuahpelatihan yang sangat luar biasa dalam kehidupan manusia, pelatihan yangmembawa manusia pada derajat yang juga luar biasa, derajat di dunia dan derajatdi akhirat, ia memiliki sebuah kehebatan bukan hanya luar tapi juga kehebatanbathin (kehabatan ganda), mereka ditempa hanya selama satu bulan, meskipun yangmengikuti training ini tidak semuanya bisa sukses, tergantung kegigihanmengikutinya. siapakah mereka, dan traning apakah yang mereka lakukan?

AllahTa'ala Berfirman "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalianberpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalianbertaqwa. (Yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa di antarakalian ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka) maka (wajiblahbaginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain.Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidakberpuasa) membayar fidyah, (yaitu) memberi makan seorang miskin. Barangsiapayang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baikbaginya. Dan berpuasa lebih baik bagi kalian, jika kalian mengetahui" (Al-Baqarah:183-184)

Allahmenyebutkan, di samping mewajibkan atas umat ini, hal yang sama juga telahdiwajibkan atas orang-orang terdahulu sebelum mereka. Dari sanalah merekamendapat teladan. Maka, hendaknya mereka berusaha menjalankan kewajiban inisecara lebih sempurna dibanding dengan apa yang telah mereka kerjakan. (TafsirIbn Katsir, 11313)

Lalu,Dia memberikan alasan diwajibkannya puasa tersebut dengan menjelaskanmanfaatnya yang besar dan hikmahnya yang tinggi. Yaitu agar orang yang berpuasamempersiapkan diri untuk bertaqwa kepada Allah, Yakni dengan meninggalkan nafsudan kesenangan yang dibolehkan, semata-mata untuk mentaati perintah Allah danmengharapkan pahala di sisi-Nya. Agar orang beriman termasuk merekayang bertaqwa kepada Allah, taat kepada semua perintah-Nya serta menjauhilarangan-larangan dan segala yang diharamkan-Nya. (Tafsir Ayaatul Ahkaam,oleh Ash Shabuni, I/192.)

Orang yangdiserahi sebuah kewajiban berpuasa oleh Allah bukanlah orang sembarangan,tetapi orang-orang yang berimana, siapakah mereka itu :
Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Jinn ayat 14:
... Barangsiapamenerima Islam maka sungguh-sungguh telah tepat pilihannya atas jalan yangbenar.
Meskipun seseorang telah mengambil keputusan realistis memilih Islam, tidaklahserta merta ia bisa meng-klaim bahwa dirinya pasti akan masuk surga,sebagaimana klaim orang-orang Yahudi dan Nasrani.
Dimasukkannya seseorang kedalam Surga hanyalah atas rahmat Allah SWT. Para ahlisurga digambarkan Allah SWT didalam surat Al-Imran ayat 107 sbb:

dan bagi merekayang wajahnya menjadi putih bersih, merekalah yang akan berada dalam rahmat(surga) Allah, mereka itu kekal didalamnya.
Pada ayat ini kata Rahmat digunakan sebagai kata-ganti untuk Surga untukmengingatkan kita bahwa masuknya seseorang kedalam Surga adalah karena rahmatyang terbesar dari Allah SWT.
Sungguhpun demikian, Allah SWT juga memberi petunjuk kepada kita denganAl-Qur'an bagaimana ciri-ciri orang yang patut sebagai ahli surga. Ciri-ciriini disebutkan didalam Surat Al-Mu'minun dan Surat Al-Ma'arij. PerhatikanlahSurat Al-Ma'arij ayat 19~21.
Pertama, Allah SWT menggambarkan sifat manusia secara umum. Allah SWTberfirman:

Sebagian besarmanusia berwatak sangat tergesa-gesa (tidak sabar), ketika mereka dihadapkanpada kemalangan/kesulitan mereka berputus asa. Ketika kesulitannya telahdigantikan dengan kelapangan/ nikmat mereka tidak memenuhi hak-hak orang laindan hak-hak Allah.

Namun, diantara manusia ada juga yg tidak berperilaku sedemikian. Adapengecualian segolongan manusia yang ciri-cirinya digambarkan dalam SuratAl-Ma'arij ayat 22~25,

Terkecualimereka yang mendirikan sholat, dan mereka senantiasa tetap memeliharasholatnya. Dan mereka membelanjakan bagian yg telah tertentu dari hartanya bagiyang berhak; bagi para peminta-minta dan orang-orang yang papa (kehilanganharta-bendanya).

Perlu digaris-bawahi bahwa Allah SWT bisa saja hanya mengatakan bahwa merekatelah mengetahui hak-hak para fakir dan miskin. Namun, Allah SWT menegaskanbahwa mereka yang beriman menyisihkan hartanya untuk para fakir dan miskin,dengan perhitungan matematis yang tepat, dan terdefinisi berapa bagian darihartanya yg harus dikeluarkan untuk mereka yang membutuhkan (para fakir danmiskin). Dengan kata lain, mereka selalu membayar zakat yang telah ditetapkansebesar 2.5% (dua setengah persen). Abu Bakar Ash-Shidiq R.A. adalah yangterbaik pemahamannya mengenai makna ayat-ayat ini. Beliau mengirimkanpasukannya untuk memerangi pengingkar zakat meskipun mereka yang ingkar itutetap mengerjakan shalat. Dikatakannya bahwa sholat seseorang tidak akanditerima Allah SWT sehingga ia melunasi zakatnya.

Karena itulah, Allah SWT hampir selalu menyebut secara bersamaan setiapkaliberfirman tetang kewajiban Shalat dan Zakat didalam Al-Qur'an. Lebih lanjut,Allah SWT memberi petunjuk agar kita bersedekah/berinfaq sebagai tambahanselain membayar Zakat di berbagai ayat didalam Al-Qur'an. Surat Al-Muzammilayat 20:

Dan dirikanlahsholat dan bayarlah Zakat, dan pinjamilah Allah SWT dengan pinjaman yang baik.

Ciri-ciri berikutnya dari orang-orang yang termasuk dalam golongan khusus iniadalah, mereka beriman atas adanya Hari Pengadilan/ Pembalasan (yaumuddin)tidak hanya diimani dengan lisan, melainkan juga dengan kesadaran untukmempertanggung-jawabkan segala amal-perbuatan (selama hidupnya di dunia) pada haritersebut. Sebagai contoh orang-orang yang akan diberikan catatan amal-perbuatandi tangan kanan mereka di Hari Pembalasan, akan menerangkan bahwa rahasiakeberhasilan mereka itu adalah sebagaimana yang tertuang dalam ayat 20 SuratAl-Haqqah berikut ini:

Sungguh, akuyakin bahwa aku pasti menemui hisab terhadap diriku.
Perhatikan pula Surat Al-Ma'arij ayat 26~28:

Dan mereka yangmembenarkan adanya Hari Pembalasan. Dan mereka takut kepada adzab/siksa Tuhanmereka. Sungguh siksa Tuhan mereka itu membuat tak seorangpun merasa aman.

Ciri-ciri berikutnya dari orang-orang mukmin yakni, mereka selalu takutterhadap adzab Allah SWT. Ketika para sahabat mendengar ayat-ayat tersebut,mereka bertanya kepada Nabi Muhammad SAW, "Ya Rasulullah (SAW), Apakah dirimu jugatakut dengan Adzab Allah SWT?". Beliaupun menjawab:"Tentu saja, bahkan akupuntakut dengan adzab Allah SWT karena tak seorang pun bisa menganggap dirinyaterbebas dari adzab Allah SWT."

Karena itu, seorang muslim tidak boleh menyombongkan diri atas amaliyahkeislamannya. Ia hendaknya berperilaku rendah hati dan semakin rendah hatilagi, dan semakin takut terhadap adzab Allah SWT. Selanjutnya Allah berfirmandalam surat Al-Ma'arij ayat 29~31:
Dan mereka itumenjaga kemaluan mereka. Kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak-budakperempuan yang mereka miliki, maka sesungguhnya dalam hal demikian ini merekatiada tercela. Barangsiapa yang mencari selain dari itu maka mereka itu telahmelanggar batas.
Dengan demikian, maka segala bentuk pemuasan birahi/sexual selain yang disebutdalam ayat diatas berada diluar garis ketentuan Allah SWT dan samasekali tidakdiperkenankan oleh Allah SWT.
Ciri-ciri mukmin yg lain, disebutkan Allah SWT dalam Surat Al-Ma'arij ayat 32bahwa:
Merekamemelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janji-janjinya.

Mengkhianati amanat yang diemban dan melanggar janji tergolong dalam dosa-dosabesar. Rasullullah Muhammad SAW bersabda: "Janji adalah hutang yang harusdibayar".Selanjutnya, dalam Surat Al-Ma'arij ayat 33 Allah SWT berfirman:

Dan mereka ituberpegang teguh atas kesaksian (syahadat) mereka.
Ini berarti pula bahwa mereka memelihara didalam hati-sanubari, janji merekakepada Allah SWT atas ke-Islam-an mereka. Perhatikan Surat Al-Ma'arij ayat 34,

Dan orang-orangyang memelihara (dengan sebaik-baiknya) sholat mereka.
Didalam ayat ini Allah SWT menyatakan bahwa orang-orang beriman itu sangatpenuh perhatian terhadap sholat mereka dan mengerjakan semuanya, yang fardhudan yang sunnah.

Sangat menarik bahwa disini kita melihat bahwa Allah SWT mengawali penguraianciri-ciri mukmin dari hal penegakan sholat dan mengakhiri dengan hal sholatjuga. Dengan demikian menjadi jelaslah bahwa sholat adalah hal yang sangatpenting dalam pandangan Allah SWT, oleh karena itu pertama kali yang akanditanyakan kepada setiap orang di Hari Pembalasan nanti adalah Sholat, jikamereka gagal dalam hal sholat maka tidak satu pun dari amalan lainnya diterimaoleh Allah SWT.

Selanjutnya, didalam Al-Ma'arij ayat 35 Allah SWT menetapkan keputusan-Nya bahwaorang-orang yang memiliki ciri-ciri sebagaimana telah diuraikan diatas, akandiberi ganjaran Taman Surga. Tampak jelas disini bahwa ada banyak hal yangharus dikerjakan oleh seseorang agar dirinya menjadi calon yang layak sebagaipenghuni Surga.Sesungguhnya, jika seseorang mengerjakan secara tulus-ikhlas salah satu darihal-hal tersebut, hal-hal yang lainnya bisa dikerjakannya secara mudah danotomatis. Jika ia mengamalkan seluruh resep tersebut maka, ataskemurahan/kasih-sayang Allah SWT, ia masuk Surga.
Semoga AllahSWT menganugerahi kita kekuatan untuk melaksanakan kesemua ciri-ciri diatas.Hadiah terpenting dari Allah SWT kepada umat manusia adalah disediakan-Nyapetunjuk yang membimbing kita dari berbagai bentuk kegelapan kepada cahaya yangterang. Allah SWT sangat-sangat berbahagia jika kita memanfaatkan petunjuk-Nya.Sebagaimana tertuang dalam Surat Al-Ahzab ayat 43,44:

Dialah (AllahSWT) yang telah merahmatimu, dan demikian juga para malaikat-Nya (memohonuntukmu), Agar Dia mengeluarkanmu dari kegelapan kepada cahaya, dan Dia adalahyang sangat penyayang kepada orang-orang beriman.
Penghormatan bagi mereka (mukminin) pada hari perjumpaan dengan-Nya adalahSalam. Dan Dia (Allah SWT) telah menyiapkan pahala yang mulia bagi mereka.

Allah SWT berfirman kepada Rasulullah SAW didalam Surat Al-Ahzab ayat 47:
Dan kabarkanlahkepada orang-orang beriman berita gembira, bahwa mereka akan mendapat karuniayang besar dari Allah.
Semoga Allah SWT memperhitungkan kita termasuk didalam golongan mereka yangakan memperoleh karunia yang besar dari-Nya. Amiin
Implikasidari orang-orang yang berpuasa adalah Takwa, siapakah mereka yang bertakwa :
Al-Baqarah [2] Kitab Al-Qur'anini, tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa. [3] Iaitu orang yang beriman kepadaperkara-perkara yang ghaib, dan mendirikan sembahyang, serta membelanjakan sebahagian darirezeki yangKami berikan kepada merekaAli Imran [134] Iaituorang yang mendermakan hartanya pada masa senang dansusah, orang yang menahan amarahnya,dan orang yang memanfaatkan kesalahan orang.Dan (ingatlah), Allah mengasihaniorang yang berbuat perkara-perkara yang baik.

Az-Zariyat [15]Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa adalahditempatkan di dalam beberapa taman Syurga, dengan mata air-mata air terpancarpadanya. [16] (Keadaanmereka di sana) sentiasa menerima nikmat dan rahmat yang diberikan kepadanyaoleh Tuhan mereka. Sesungguhnya mereka di dunia dahulu adalah orang-orang yang berbuat kebaikan. [17] Mereka sentiasamengambil sedikit sahaja: Masa dari waktu malam, untuk mereka tidur.[18] Dan pada waktu akhir malam (sebelum fajar) pula,mereka selalu beristighfar kepada Allah(memohon ampun). [19] Dan pada harta-harta mereka, (ada pula bahagian yang mereka tentukan menjadi) hak untuk orangmiskin yang meminta dan orang miskin yang menahan diri(daripada meminta).

Qaf [31] Dan(ingatkanlah pula hari) didekatkan Syurga bagi orang-orangyang bertakwa, di tempat yang tidak jauh (dari mereka). [32] (Serta dikatakan kepada mereka):Inilah yang dijanjikan kepada kamu, kepada tiap-tiap hamba yang sentiasakembali (kepada Allah dengan mengerjakan ibadat), lagi yang sangat memeliharadengan sebaik-baiknya (segala hukum dan peraturan Allah);[33] (Iaitu) orang yang takut (melanggarperintah Allah) Yang Maha Pemurah, semasa tidak dilihat orang dan semasa diatidak melihat azab Allah, serta dia datang (kepada Allah) dengan hati yangtunduk taat.