السلام عليكم ورحمة الله وبركاتة
YA RABB BERILAH CINTAMU, WALAU SETETES BIARKANLAH : HATI, PIKIRAN, TUBUH KITA SELALU MENDEKAT PADA-NYA

Facebook Halimi Zuhdy

Jumat, 06 Agustus 2010

(DPR)DEWAN PERWAKILAN RAYAP - 2



Babak Ke-2

Dulu kau dijuluki anak TK
Karena suka bermain Angka

Kemudian kau adu jotos
Karena kau tak beda dengan preman ongkos

Kini, hari ini
Kau suka bolong
Karena kau hanya pemain bohong

Bohong kesejahteraan
Bohong membela wong cilik
Bohong membela yang benar
Bohong demokrasi dan kreasi
Bohong hidup penuh karya
Bohong agamis
Dan kebohongan yang terbungkus di jas preman
Dengan dasi yang membalut,
seperti tuan belut

Maaf, kalau kata membakar
Karena rakyat sudah lapar
Di atas makelar
Makelar janji-janji para “makar”

Saya tidak tahu lagi
Karena hanya orang kecil, yang tak bisa membela diri
Bisa berdiri dan menangis hati
Di atas orang besar yang berdiri kokoh di gedung surgawi
AC, Uang, baju tak terpikirkan lagi

Detik-detik hari kemerdekaan para Para penguasa “Agustus”
Malang, 06 Agustus 2010