السلام عليكم ورحمة الله وبركاتة
YA RABB BERILAH CINTAMU, WALAU SETETES BIARKANLAH : HATI, PIKIRAN, TUBUH KITA SELALU MENDEKAT PADA-NYA

Facebook Halimi Zuhdy

Minggu, 16 September 2012

STOP ; Innocence oF muslim




Setelah melihat beberapa tayangan dan foto-foto dari film "Innocence of Muslims” sungguh hati ini seperti diiris-iris, seseorang yang disanjung dan namanya disebut setiap saat, bersanding dengan Tuhan, kemudian di filmkan dengan keburukan sedemikian rupa. Sama dengan orang yang kita cintai, kemudian ia dihinakan dan dicampakkan sedemikian rupa, bagaimana perasaan anda. Bukan persoalan Nabi Muhammad tidak marah ketika dicaci maki, karena kemulian dan hati yang sangat bersih, tapi bagaimana dengan umatnya yang selalu menyebut namanya kemudian dihinakan oleh manusia kuffar, meskipun dia tidak pernah terhina dengan apa pun, hatta dengan film kacangan itu. 

Yang membuat muslim marah adalah konspirasi besar yang digalang oleh kekuatan besar dunia, yang menyatakan dirinya adikuasa, yang dengan kekuatannya meneror muslim secara fisik atau non fisik, yang seara fisik adalah dengan mengadu domba muslim diberbagai negara, memteror dengan mendukung perang atas nama HAM dan lainnya, yang secara non fisik menyebarkan islamofobia, walau secara tidak formal tetapi membiarkan rakyatnya membenci, menghina bahkan jelas-jelas menteror muslim, seperti membiarkan membuat film yang benar-benar menghina muslim, bahkan tidak ada tindakan apa pun buat mereka. coba kita simak dengan cermat pernyataan menteri luar negeri Amerika Serikat Hillary Clinton "Saya tahu sulit bagi sebagian orang untuk memahami bahwa AS tak bisa atau tidak begitu saja mencegah video tercela seperti ini muncul ke permukaan, Sekarang, saya perlu tekankan bahwa di dunia saat ini dengan teknologi terkini, hal itu mustahil. Bahkan kalaupun mungkin, negara kami punya tradisi panjang kebebasan berekspresi yang dilindungi dalam konstitusi dan hukum kami, dan kami tidak bisa menghentikan setiap warga negara yang mengekspresikan pandangan mereka sekalipun itu tidak disukai," tegas mantan ibu negara AS tersebut.

Atas nama kebebasan Amerika Serikat membiarkan hal itu terjadi, bahkan mungkin tidak ada hukuman bagi pelaku film tersebut, maka jangan salahkan kalau yang menghukum adalah teroris dunia, yang kemudian menteror mereka seperti mereka menteror muslim dunia dengan segala konspirasinya. Mereka atas nama kebebasan, tapi selalu ikut campur kebebasan muslim di dunia. Apa ini namanya tidak gila. Saya bukan orang yang membenci AS, karena di dalamnya juga banyak muslim “saudara kami”, tapi hukum yang selalu dipermainkan untuk menghancurkan dunia Islam, dan tidak pernah tegas terhadap orang-orang yang merongrong saudara muslim, seperti Israel la’natullah alaihi

Kemudian Hillary seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (14/9/2012) pun menegaskan bahwa setiap aksi kekerasan tak bisa dibenarkan. "Tentu ada pandangan yang berbeda-beda di seluruh dunia tentang batasan kebebasan berbicara dan kebebasan berekspresi. Tapi seharusnya tidak perlu diperdebatkan bahwa penggunaan kekerasan untuk menanggapi kebebasan tersebut memang tidak bisa diterima," bagaimana dengan kekerasan fisik dan non fisik mereka di seluruh dunia, menghancurkan peradaban muslim di berbagai negara dari Iraq, Afganistan, Sudan, Pakistan, dan negara-negara muslim lainnya. Setelah menghancurkan fisik, mereka menggiring muslim untuk masuk pada peperangan saudara, setelah puas terjadi peperangan antar saudara, mereka mengadu domba, setelah mengadu domba berhasil, mereka membiarkan muslim dalam porakporanda, dan bertepuk tangan, setelah porakporanda dan menjadi miskin, mereka menganggap muslim tak punya peradaban.

Mereka tidak suka kekerasan, tetapi ketidaksukaan  hanya sebagai wacana saja, tetapi mereka adalah pelaku kerusakan itu sendiri, dengan struktur yang rapi, walau mereka tidak melakukan dengan tangan sendiri, tetapi selalu ikut campur dan mendukung negara yang menghancurkan Islam.
Saya tidak menggiring muslim untuk membenci Amerika dan Israil, tapi beberapa kebijakan yang mereka terapkan di dunia, mereka selalu bersikap munafik dalam banyak hal, dan ini sudah menjadi rahasia umum, tapi dengan kebijakannyanya yang selalu mendiskreditkan muslim, ini yang perlu kita selalu waspadai, baik LSM, dan lain-lain, tidak ada kepentingan hanya kepentingan, tapi selalu ada kepentingan yang paling dalam yaitu “menghancurkan”. Allah alam bishawab.
 
Yang saya tidak habis pikir adalah unsur kesengajaan rakyat Amerika “walau hanya oknom” yang ingin membuat Islam marah, kalau sudah marah dan berbuat anarkis, mereka dianggap teroris, kalau sudah dianggap teroris mereka wajib dimusuhi dan dimusnahkan.
Unsur kesengajaan mereka juga disinyalir oleh Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Ban Ki-moon mengecam film anti-Islam "Innocence of Muslims" dengan kesengajaan itu untuk menimbulkan kefanatikan dan pertumpahan darah.

Dikatakan juru bicara PBB, Vannina Maestracci, Ban mengaku sangat terganggu akan pecahnya aksi kekerasan anti-Amerika di Libya dan negara-negara Timur Tengah lainnya yang dipicu oleh film amatir yang dibuat di AS tersebut.

"Tak ada yang bisa membenarkan pembunuhan dan serangan-serangan tersebut. Dia (Ban) mengecam film kebencian ini yang tampaknya telah disengaja untuk menimbulkan kefanatikan dan pertumpahan darah," tutur Maestracci seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (14/9/2012).

Saya pribadi menyerukan umat Islam untuk tidak berbuat kekerasan, cukuplah prilaku mereka yang keras dan kasar, kita berprilaku santun sebagaimana ajaran rasul, tapi kalau sudah pada waktunya Islam juga mengajarkan untuk berperang, sebagaimana peperangan yang telah dilakukan oleh Rasul kita. Tapi bukan teror yang membabi buta.
Yang saya maksud www. Amerika_Israil.Delete.com : bukan rakyat dan negara Amerika dan Israilnya, tapi kebijakan yang selalu merugikan muslim dunia.