السلام عليكم ورحمة الله وبركاتة
YA RABB BERILAH CINTAMU, WALAU SETETES BIARKANLAH : HATI, PIKIRAN, TUBUH KITA SELALU MENDEKAT PADA-NYA

Facebook Halimi Zuhdy

Senin, 02 Januari 2012

BERMIMPI MENJADI PENULIS DUNIA




Halimi Zuhdy


Bermimpi menjadi penulis, ternyata tidak dimiliki semua orang. Ia kadang menjadi sebuah cita-cita yang langka bagi kebanyakan orang, karena menulis dianggap sesuatu yang tidak mendatangkan income yang luar biasa bagi kehidupan mereka, atau memang ia tidak pantas untuk dicita-citakan, karena menulis dinggap sebuah aktifitas harian yang wajib dilakukan. Namun tidak semua orang mampu menulis apalagi menjadi penulis yang diperhitungkan.


Bagaimana menumbuhkan cita-cita itu, wah..ini juga tidak mudah untuk dijawab, karena penulis sendiri belum menjadi penulis handal, hanya mempunyai cita-cita untuk menjadi penulis yang dapat memberikan konstribusi pada dunia, ya..minimal untuk lingkungannya sendiri.


Bercita-cita untuk menjadi penulis bagi orang tua harus digalakkan, ia tidak bisa berjalan sendiri, karena langkanya sebuah cita-cita menulis. Bisa dimulai dengan mengenalkan tokoh-tokoh dunia yang sudah taka sing lagi dalam kepenulis, seperti penulis penulis novel, puisi, cerpen, opini, esai, makalah, dan lain-lainnya. Misalnya para penulis muslim dalam sastra, seni, sejarah, geografi, penelitian, penemuan, astronomi, kedokteran dan sebagainya seperti Ahmad ibn Al-Hutai’ah Al-Maghribi, Al Ukhbari, Abu Abdillah Al-Azadi, Abu Muhammad Al-Anshari.


Al Idris menyusun sebuah buku tentang Raja Norman dari Palermo yang berjudul Book of Roger. Sejarahwan terkenal lainnya yang bernama Ibnu Kaldun menghasilkan karya-karya sejarah yang tulisan-tulisan menjadi rujukan sejarahwan-sejarahwan dunia. Karya yang terkenal Ibnu Kaldun adalah Muqaddimah. Sastrawan terkenal saat itu Abu Uthman Umar bin Bahr Al Jahiz, Badi Al Zaman Al Hamdhani, Al Tsa’alibi dan Al Hariri.


Karya-karya yang luar biasa dalam bidang astronomi seperti karangan Abu Muhammad Jabir Ibn Aflah yang menulis buku Kitab Al-Haia, Jabir Ibn Aflah yang terkenal sebagai astronom terhandal dizamannya yang terkenal dengan Kitab Al Hay’ah. Muhammad Ibn Fattuh Al-Khamairi yang dikenal dengan delapan karya Astronominya dan ahli membuat perangkat astronomi.  Ibn Al Yasamin Al Ishbili yang keturunan Afrika Utara menulis bukunya yang  Talqih Al- Afkar bi Rushum Huruf Al-Ghubar. Bidang kedokteran seperti emir Celebi, Omer Sifai dan abbas Vesim yang memahami Anatomi tubuh manusia. Serafeddin Sabuncuoglu seorang dokter ahli bedah. Bidang ekologi dan kesehatan melahirkan ilmuwan-ilmuwan islam yang dikenal dunia. Mereka menulis berbagai tulisan tentang ekologi dan kesehatan diantaranya adalah Al Kindi, Qusta Ibnu Luqa, Al Rizi, Al Tamini, Abu Sahl Al Masihi, Ibnu Sina.


Seperti penulis terkenal juga adalah Al-Kindi seorang alhi Mtereologi yang menulis buku Risala fi l-Illa Al Failali l-Madd wa l-Fazr dan  Mahmud Al-Kashgari yang ahli membuat peta. Serta Ibu Aqil yang seorang ahli hukum yang juga ahli berceramah yang menulis buku Kitab Al Jadal ala Tariqat Al fuqaha. Ibnu Qutaybah seorang penulis peradaban Islam yang banyak menulis buku, salah satunya Kitab Al-Maa’rif. Abu’l Khair seorang ahli pertanian ang menulis Kitab Al-Filaha. Ibnu Al Haitham ahli bidang optik yang menulis Kitab Al Manazir. Abu Musa Jabir Ibnu Hayyan yang menulis 200 kitab dan 80 kitab mengkaji dan mengupas seluk beluk ilmu kimia.


Para penulis perempuan yang menggebrak dunia adalah Shifa binti abdullah seorang ahli medis dan terampil dalam bidang administrasi publik. Sutayta Al Mahamli yang berasal dari keluarga berpendidikan tinggi Baghdad. Sutayta Menguasai banyak bidang ilmu matematika, hisab, Aljabar, sastra Islam, Hadist dan hukum.



Bercita-cita menjadi penulis akhirnya menjadi mudah, jika benar-benar istiqomah menjalagi kegiatan kepenulisnnya dengan kapasitas yang dimilikinya, tanpa takut untuk bergerak dan dikritik oleh siapa pun. Memang yang membuat kesulitan bagi apra penulis, jika ia tidak mempunyai bidang keahlian yang dimiliki apalagi kurang membaca buku dan alam.


Akhirnya mengutip punya Albert Camus, ,”Karya lebih bermaksud menyadarkan kreatornya pada kenyataan hidup yang memang seringkali diluar kendali nalar. Maka, karyapun sekedar menawarkan. Dia tak pernah memutuskan. Tulisan adalah gambaran. Para pembaca dianjurkan untuk menatap dan memaknainya..” ia seorang penulis hebat yang lahir pada tahun 1913 di Algeria Aljazair .

Dan yang perlu diingat, dalam kajian bahasa ada istilah intertektualitas, yang oleh beberapa orang diartikan keterkaitan antar teks, artinya seseorang penulis tidak akan pernah lepas dengan penulis lainnya, walau tidak utuh demiki juga apa yang dikatakan oleh Bertrand Russell, seorang penulis hebat yang telah ditinggal mati kedua orang tuanya saat dia berumur 3 tahun pernah mengatakan bahwa,”Aku tak pernah berani mengatakan bahwa tulisan-tulisanku murni hasil olah kreasiku sendiri. Aku sangat dipengaruhi gaya John Stuart Mill..”


Intinya harus banyak belajar dari orang lain yang sudah melalang buana, atau yang masih bau kencur tetapi mempunyai semangat besar untuk menjadi penulis.


Mengawali tahun baru 2012, muda-mudahan ada semangat baru untuk menulis dengan lebih kreatif; dan Alhamdulillah penulis kacangan ini sudah menghasilakan sekitar 10 buku (tunggal dan bersama) dan 5 editan.



Malang.