السلام عليكم ورحمة الله وبركاتة
YA RABB BERILAH CINTAMU, WALAU SETETES BIARKANLAH : HATI, PIKIRAN, TUBUH KITA SELALU MENDEKAT PADA-NYA

Facebook Halimi Zuhdy

Rabu, 25 November 2009

MENIKMATI HIDUP

seseorang yang sudah berumur (tua) dia lebih paham arti hidup, meskipun tidak semua orang berumur tahu arti kehidupan, karena kehidupan adalah kompleksitas dari sebuah perjalanan dari bayi sampai tua.

Hidup bukanlah sebuah wacana yang hanya dapat diperbincangkan, hidup adalah sebuah realitas, yang benar-benar kita lakukan, atau yang kita akan lakukan. Hidup juga sebuah gerakan, yang kalau orang tidak bergerak dia tidak akan disebut hidup tapi mati.

Ketika mati, dia tidak akan pernah tahu artinya hidup, tapi hasil hidup selama di dunia, dan itu belum pernah kita rasakan, karena orang yang merasakannya adalah orang yang pernah mati.



Kompleksitas kehidupan yang silih berganti, kadang susah, senang, menangis, tertawa, adalah sebuah perputaran dalam kehidupan. Tapi sangat jarang sebuah permasalahan itu muncul dari orang yang merasakan kebahagiaan, tapi permasalahn itu muncul dari orang yang merasa sedih atau susah.mengapa? karena masalah itu adalah sebuah keingina yang tidak sesuai dengan realitas. Ketika dalam posisi inilah, manusia benar-benar teruji antara maju atau mundur, antara mati atau tetap hidup.

Orang yang Selalu diliputi kesedihan dalam kehidupannya, ia masih belum tahu betul apa arti sebuah kesedihan, demikian juga arti sebuah kebahagiaan. Karena kesedihan dan kebahagiaan adalah roda perjalanan menuju terminal akhirat.

Orang yang diliputi kesedihan, belum menikmati kesedihan itu sendiri, karena kedihan adalah tangga menuju kebahagiaan, lapar menuju kenyang, tangis menuju ketawa, dan tiadalah hidup hanya ketawa terus menerus, atau menangis terus menerus, maka ketika itu terjadi hidup tidak akan pernah ada. Kerena kehidupan adalah sebuah perjalanan roda yang terus berputar.

Maka sangat rugi seseorang yang dalam hidupnya tidak menikmati arti kehidupan, ketika dalam bencana kemudian ia meratapi bencana tanpa mencari solusinya, ia tidak pernah hidup bahagia, tapi beda seseroang yang selalu menikmati musibah (sabar) maka ia segera bangkit dari bencana itu menuju terminal kebahagiaa, akhirnya senang dan sedih adalah paket kehidupan yang indah.

Sabda Rasulullah saw.
Dari Abu Yahya Shuhaib bin Sinaan radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, “Sungguh menakjubkan urusan orang yang beriman, semua urusannya adalah baik. Tidaklah hal itu didapatkan kecuali pada diri seorang mukmin. Apabila dia tertimpa kesenangan maka bersyukur. Maka itu baik baginya. Dan apabila dia tertimpa kesulitan maka dia pun bersabar. Maka itu pun baik baginya.” (HR. Muslim)