Facebook Halimi Zuhdy
Sabtu, 29 Oktober 2022
Petra, Gedung Putih dan Istana Merdeka
Selasa, 18 Desember 2018
Pintar Wisata, Pintar Berbahasa Arab
# Percakapan Di tempat wisata
# Tourism information .
Rabu, 07 Maret 2018
KAMPUNG AYER(Disapa Angin, Ombak Cemburu)
Sabtu, 24 Februari 2018
NEGERI BERKAH
MASJID
(Menghampar Sujud, Mencari Hakekat Wujud)
Halimi Zuhdy
IG : halimizuhdy3011
"Dan bumi bagimu adalah Masjid, maka dimana Saja kamu mendapatkan (waktu) shalat, maka shalat-lah" Hadis Nabi (An-Nasai)
Bumi yang menghampar, langit yang menjulang, udara yang berhembus, api yang menderai, air yang gemercik, bersujud wujud pada Sang Maha Wujud.
Jika bumi adalah masjid, adakah tempat berlari tak bersujud. Sajadah bumi yang menghampar, tempat kaki menginjakkan segala hawa nafsu, yang melangitkan pikir kepada Sang Maha Tinggi. Bumi dan langit, bentuk ketundukan dan pengagungan. Masjid, bagaimana menghimpun rindu padaNya, walau rindu sesungguhnya tidaklah bertempat. Masjid, penyatuan dari seluruh tanah di muka bumi, hamparannya bersambung, ditempatkan tuk menjadi paku langit.
Sujud adalah kewujudan diri, dari ketiadaan jasad yang sesungguhnya. Masjid, tempat menempatkan ruh, menguasakan ruh, membungkuskan diri, tuk mengenalkan pada Penguasa Alam Semesta, maka bentuknya adalah sujud (merendahkan diri padaNya), Adzan mengingatkan bahwa waktu mensujudkan diri telah tiba. Yang terkadang manusia lupa, ia akan menghadap padaNya.
Bumi adalah masjid, sujud aktifitasnya, alam adalah sajadah panjangnya, maka pusatnya adalah Masjid Haram, Baituullah Makkah.
Baitullah, bukanlah rumah fisik Allah, karena Allah adalah dzat, ia tidak butuh tempat, tapi manusialah yang butuh untuk menempatkan dirinya, ketika ia bertempat, menempatkan diri pada sesugguhnya, sebagai hamba Allah, Masjid. Maka Qiblah (tempat menghadap) ke ka'bah untuk menyatukan dan memusatkan jiwanya, maka jika mampu ia berkeliling (berthawaf), bagi yang tidak, shalat Jum'at, berkempul di masjid dekat dirinya.
Memakmurkan masjid, seperti mensejahterakan diri, _“Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah. Maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk”_ (QS. At-Taubah [9]: 18). hamba, jika ia berada dekat Tuhannya, jika dekat Tuhannya, maka sifat-sifat ketuhanan ia kan mampu diraihnya, jika mampu meraihnya, maka kan meraih kesejahteraan (salamun), dan kebahagiaan (hasanah). Diantara penghambaannya, dengan memakmurkan masjid.
Masjid Ashr Hassanil Bulkiah Brunai Darussalam, 20/2/2018
https://www.instagram.com/p/Bfck9sABg94/
Minggu, 28 Januari 2018
TONGKAT DAN MATA AIR MUSA AS (10)
Halimi Zuhdy
Sabtu, 13 Januari 2018
Pohon Nabi Muhammad (9)
Senin, 01 Januari 2018
Sastra dan Perlawanan
Halimi Zuhdy
Sabtu, 30 Desember 2017
LEMBAH MUSA (8)(Semakin Melembah hati, semakin meninggi jiwa)
.
Setiap ada Fir'aun disitulah ada Musa, di mana ada Namrud, Ibrahim mengemuka. Setiap kejahatan, selalu ada pahlawan. Dan setiap ada kebaikan di sana ada iri, dengki dan musuh yang siap mengobar peperangan. _Likulli Nikmatin Mahsudun_, setiap kenikmatan selalu diiri. Maka, tiadalah takut untuk berbuat baik dan kemudian dibenci, karena di sana keburukan siap mengiringi, tapi jika tidak siap, maka akan menjadi rajam pada diri, dan kan terperosok pada kesedihan hati. .
SURAT SANG NABI (7)(Kalimat yang mengilat)
Selasa, 19 Desember 2017
LAUT MATI, MENGUKIR KENANGAN DI GARAM RINDU (6)
Minggu, 17 Desember 2017
PETRA; KEAJAIBAN RASA (5)(Megah Penuh Misterius)
Sabtu, 16 Desember 2017
ASHABUL KAHFI (Membening Diri, di Gulita Gua) (4)
IG @halimizuhdy3011
Kemaksitan yang ditontonkan, Penguasa dituhankan. Disaat itulah, para pemuda itu lari, bukan karena takut dan tidak mau merubah angkara. Tapi tuk membeningkan diri, walau ruang gelap gulita, tak ada cahaya duniawi, tapi mereka yakin, di sinalah ada cahaya ilahi.
Jumat, 15 Desember 2017
Laut Mati, Saksi Tenggelamnya Kaum Sodom (3)
IG @halimizuhdy3011
Fajar memerah darah
Bebatuan berpendar
menggelinding, terbang,
menghancurkan setiap nyawa
Tubuh-tubuh terpelanting
tenggelam di dasar jurang kebiadaban
Bumi digoncang
Seperti langit di bumi bumi di langit membuncah teriakan
Kilat petir ikut perjamuan
"Luth, janganlah ada yang tersisa" Firman Tuhan
Kaum Sodomi mengerang
kerak bumi menelan
Batu-batu berpoles bara
Ikut pesta neraka
Di sini, gempa dahsyat
jadi saksi
tenggelam dalam
menyusuri retak bumi
Menyusup regang nafas
Di laut ini,
jadi saksi
Kaum sodomi lebur
Akhir, Jadi budak nafsu
kekasih jenis diri
BERWISATA DI YORDANIA (Perjalanan Enjoy, Asyik, mudah dan menyenangkan)
IG @halimizuhdy3011
Selasa, 12 Desember 2017
BENTENG AJLOUN (2)(Benteng Pertahanan dari Salibis)
IG @halimizuhdy3011
Roman Theater (1)
IG @halimizuhdy3011














